PERBEDAAN TASAWUF DAN THARIQAH
PENDAHULUAN
Tasawuf dan thariqah sering dianggap sama oleh banyak orang, padahal keduanya memiliki makna yang berbeda. Di masyarakat, tasawuf sering dipahami sebagai sesuatu yang hanya bisa dijalani melalui thariqah tertentu, sehingga seseorang dianggap belum bertasawuf jika belum mengikuti tarekat. Cara pandang seperti ini menunjukkan adanya kekeliruan dalam memahami ajaran spiritual Islam, karena tasawuf pada dasarnya adalah usaha membersihkan hati, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Sementara itu, thariqah sebenarnya adalah jalan atau metode yang digunakan untuk mengamalkan nilai-nilai tasawuf secara teratur dan dibimbing oleh seorang guru. Artinya, tasawuf adalah tujuan dan isi utama, sedangkan thariqah adalah salah satu cara untuk mencapainya. Jika perbedaan ini tidak dipahami dengan baik, maka umat Islam bisa terjebak pada bentuk luar saja dan melupakan inti tasawuf itu sendiri, yaitu pembinaan hati dan akhlak yang luhur.
PEMBAHASAN
Pengertian Tasawuf
Kekeliruan masyarakat dalam menyamakan tasawuf dengan thariqah berakar pada belum dipahaminya perbedaan antara hakikat pembinaan batin dan jalan untuk mencapainya. Dalam khazanah keilmuan Islam, tasawuf bukanlah sekadar keanggotaan dalam suatu kelompok spiritual, melainkan sebuah ilmu dan proses pembentukan kepribadian ruhani. Hal ini ditegaskan dalam definisi tasawuf:
"فَحَدُّ التَّصَوُّفِ هُوَ: عِلْمٌ يُعْرَفُ بِهِ أَحْوَالُ النَّفْسِ، مَحْمُوْدُهَا، وَمَذْمُوْمُهَا؛ وَكَيْفِيَّةُ تَطْهِيْرِهَا مِنَ الْمَذْمُوْمِ مِنْهَا، وَتَحْلِيَتُهَابِاْلِاتِّصَافِ بِمَحْمُوْدِهَا، وَكَيْفِيَّةُ السُّلُوكِ وَالسَّيْرِ إِلَى اللّٰهِ تَعَالَى." (شرح قواعد التصوف: ج ١ ، ص ١٠٣ )
Artinya:”Tasawuf adalah ilmu untuk mengenal keadaan jiwa, baik yang terpuji maupun yang tercela, cara membersihkannya dari sifat-sifat tercela, menghiasinya dengan sifat-sifat terpuji, serta cara berjalan dan menempuh perjalanan menuju Allah Ta‘ala.” (Syarah Qawaid al-Tasawuf 1: 103)
Definisi ini menunjukkan bahwa tasawuf adalah proses internal pembinaan jiwa, bukan sistem organisasi atau metode ritual tertentu. Ia berfokus pada pembersihan hati dan pembentukan akhlak sebagai jalan mendekat kepada Allah. Karena itu, para ulama sepakat bahwa inti tasawuf bukanlah bentuk lahiriah, tetapi kualitas moral dan spiritual. Hal ini ditegaskan dalam pernyataan:
"وَاجْتَمَعَتْ كَلِمَةُ النَّاطِقِينَ فِي هٰذَا الْعِلْمِ: أَنَّ التَّصَوُّفَ هُوَ الْخُلُقُ، وَجِمَاعُ الْكَلَامِ فِيْهِ يَدُوْرُ عَلَى قُطْبٍ وَاحِدٍ، وَهُوَ بَذْلُ الْمَعْرُوْفِ، وَكَفُّ اْلأَذَى." ( منازل السائرين: ج ۱ ، ص ٥٩)
Artinya:”Para ulama sepakat bahwa tasawuf adalah akhlak, dan inti seluruh pembahasannya berpusat pada satu hal, yaitu berbuat kebaikan dan menahan diri dari menyakiti orang lain.” (Manazil al-Sa'irin, 1: 59)
Ini menegaskan bahwa tasawuf adalah pembentukan karakter rohani, bukan sekadar amalan atau afiliasi tarekat. Dari sini terlihat bahwa seseorang bisa menjalani tasawuf sejati meskipun ia tidak terikat dengan thariqah tertentu.
Pengertian Thariqah
Setelah memahami hakikat tasawuf sebagai substansi spiritual, barulah posisi thariqah dapat dipahami secara proporsional. Thariqah bukanlah tasawuf itu sendiri, melainkan jalan teknis untuk menempuh tasawuf. Hal ini dijelaskan dalam definisi:
"وَالطَّرِيقَةُ : هِيَ السِّيْرَةُ الْمُخْتَصَّةُ بِالسَّالِكِيْنَ إِلَى اللّٰهِ تَعَالَى مَعَ قَطْعِ الْمَنَازِلِ وَالتَّرَقِّيْ فِيْ الْمَقَامَاتِ." (التعريفات: ص ۱٤٤)
Artinya:”Thariqah adalah jalan khusus yang ditempuh para salik menuju Allah, melalui tahap-tahap perjalanan dan peningkatan dalam maqam-maqam spiritual.” (Al-Ta'rifat: 144)
Definisi ini menunjukkan bahwa thariqah adalah sistem perjalanan dalam tasawuf, bukan tasawuf itu sendiri. Ia merupakan metode pembinaan yang terstruktur agar seseorang lebih mudah menempuh proses penyucian diri. Hal ini semakin ditegaskan dalam pernyataan lain:
"الطَّرِيْقَةُ ثَانِي اْلأَبـْـوَابِ اْلإِلَهِيَّةِ الْمُوَصِّلَةِ إِلَيْهِ تَعَالَى لِتَكْمِيْلِ تَزْكِيَةِ الْإِيمَانِ وَالْقَلْبِ." (تنبيه الغافلين: ص ٥١٦)
Artinya:”Thariqah adalah salah satu pintu ilahi yang mengantarkan kepada Allah untuk menyempurnakan penyucian iman dan hati.” ( Tanbih al-Ghafilin: 516)
Makna ini menegaskan bahwa thariqah hanyalah sarana, bukan tujuan. Ia berfungsi membantu penyempurnaan tazkiyah yang merupakan inti tasawuf. Maka, jika tasawuf adalah isi dan tujuan, thariqah adalah alat dan jalan. Dengan demikian, kesalahan masyarakat terletak pada membalik hubungan ini: menjadikan thariqah sebagai tujuan dan melupakan tasawuf sebagai inti. Padahal menurut para ulama, tasawuf adalah ruh, sedangkan thariqah adalah metode. Memahami perbedaan ini akan mengembalikan praktik spiritual Islam kepada tujuannya yang asli, yaitu penyucian hati dan pembentukan akhlak yang luhur menuju Allah Ta‘ala.
Perbedaan Tasawuf dan Thariqah
Dari seluruh ibaroh diatas, hubungan dan perbedaannya dapat dijelaskan sebagai berikut:
Kesimpulan
Berdasarkan ibaroh para ulama, dapat disimpulkan bahwa tasawuf dan thariqah memiliki hubungan tujuan dan sarana: tasawuf adalah inti dan tujuan perjalanan spiritual berupa penyucian hati, pembinaan akhlak, dan kedekatan kepada Allah, sedangkan thariqah adalah jalan, metode, dan sistem praktis untuk merealisasikan tasawuf melalui tahapan-tahapan dan bimbingan spiritual; karena itu menyamakan keduanya merupakan kekeliruan, sebab yang satu adalah hakikat yang ingin dicapai, sementara yang lain adalah cara untuk mencapainya.
Penulis : Ainul Rofiqo, S.Pd.
Contact Person : 081553953638
e-Mail : rofiqoainur76@gmail.com
Perumus : Ust. Abdusy Syakur Al Mahbub, S.TP.
Mushohih :Ust. Syafi' Dzulhilmi, S.TP.
Daftar Pustaka
Al-Syaikh Ahmad Zaruq (2022 M), Syarah Qowaid al-Tasawuf, Kitab Nasrun, Beirut, Lebanon, Thn. 1445 /2022 M, Cet. Pertama.
Abu Ismail Abdullah bin Muhammad bin Ali al-Ansari al-Harawi (W. 481 H), Manazil al-Sa'irin, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, Beirut, Lebanon, Thn. 1408 H / 1988 M.
Ali bin Muhammad bin Ali al-Zayn al-Syarif al-Jurjani (W. 816 H), al-Ta'rifat, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, Beirut, Lebanon, Thn. 1403 H / 1983 M, Cet. Pertama.
Ibnu al-Nahhas al-Dimasyqi (W. 814 H), Tanbih al-Ghafilin, Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, Beirut, Lebanon, Thn. 1407 H / 1987 M, Cet. Pertama.
%20Ainul%20Rofiqo%20(3).png)
Posting Komentar untuk "PERBEDAAN TASAWUF DAN THARIQAH"